Selamat datang di www.assirykaligrafimasjid.com , Kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa terbaik di Indonesia. Semoga kami bisa memberi inspirasi bagi anda. Untuk respon cepat, hubungi kami di HP. 0857 1222 3822 , email/facebook : assirykaligrafimasjid@gmail.com , terimakasih...
CV. Assiry Art dalam Liputan

Beranda

Selamat Datang di www.assirykaligrafimasjid.com , kami ahlinya membuat kaligrafi masjid dan karya seni rupa yang lain, silakan anda lihat karya-karya kami, besar harapan bisa bekerja sama dengan anda.

www.assirykaligrafimasjid.com adalah buah karya dari Muhammad Assiry Owner CV. Assiry Art, seorang seniman dari kota Kudus. Sejak kecil, ia sudah terlihat bakatnya dalam bidang seni. Bakat tersebut semakin terasah seiring bertumbuh remaja di bawah bimbingan para guru kaligrafi di Kudus diantaranya: Kyai Abdul Hafidz (alm), H.Mc.Noor Syukron dan KH.Nur Aufa Shiddiq (alm). Kemudian hijrah ke Lemka Sukabumi Pimpinan KH.DR.Sirajuddin AR. dan berguru dengan banyak kaligrafer masyhur se-Jabodetabek. Kemudian hijrah ke Jakarta fokus belajar Ilmu Seni Rupa kepada kakak kandungnya, Rosidi ( Wadah Art) Tangsel, Banten.

"Alhamdulillah, Hadza min Fadhli Rabbi" Begitu Muhammad Assiry menyebutnya sebagai berkah dan kenikmatan yang Allah berikan kepadanya begitu berlimpah.

Kini segudang prestasi kaligrafi telah ia raih baik Juara 1 Kaligrafi tingkat Nasional maupun Juara 1 Kaligrafi ditingkat Asia tenggara (ASEAN). Juga berhasil mengkader ratusan Santri yang berprestasi juara 1 Kaligrafi Nasional dan Juara 1 Kaligrafi tingkat Internasional. Santri -Santri PSKQ Modern (Pesantren Seni Rupa & Kaligrafi Al Quran) tersebar dari berbagai Propinsi di Indonesia.

Sudah ratusan Masjid/Musholla, Gedung, Mall, Perkantoran, Masjid Kementerian Negara, maupun kediaman pribadi yang sudah tersentuh goresan tangannya bersama Assiry Art Team Work.

Melalui gubug online ini, kami berharap bisa memberi inspirasi kepada anda dan dengan senang hati kami siap melayani semua kebutuhan akan seni rupa dan kaligrafi, desain artistik Kaligrafi Masjid, Ornamen GRC,Ukir Kaligrafi serta beragam produk kerajinan khas Indonesia dengan desain eksklusif.

Berikut ini beberapa jasa seni rupa dan kaligrafi yang kami tawarkan

Jasa Pembuatan Kaligrafi Kubah Masjid

kaligrafi kubah

Kubah merupakan komponen penting sebuah masjid, dengan sentuhan kaligrafi dan ornamen estetik akan membuat kubah menjadi indah. Tak perlu diragukan lagi, pengalaman kami dalam membuat kaligrafi kubah sudah terbukti dengan banyaknya masjid/musholla yang sudah menggunakan jasa kami. Baik itu kubah berhias kaligrafi, ornamen, lukisan awan dan yang lain. Informasi lebih lanjut klik di sini

Kaligrafi dan Dekorasi Dinding Masjid

kaligrafi masjid

Dengan tidak mengurangi kekhusukan dalam beribadah, keberadaan kaligrafi pada dinding masjid akan membuat masjid menjadi semakin megah, indah dan lebih sejuk. Kami adalah profesional di bidang ini dan kami berani memberikan garansi lebih di setiap karya kami. Informasi lebih lanjut klik di sini.

Kaligrafi Mihrab Masjid

kaligrafi masjid

Mihrab Masjid identik dengan nuansa dekoratif islami. Kami adalah profesional di bidang ini dan kami berani memberikan garansi lebih di setiap karya kami. Informasi lebih lanjut klik di sini.

Kaligrafi dan Ornamen Timbul

kaligrafi masjid timbul

Berbeda dengan kaligrafi dinding, kaligrafi teknik timbul ini akan terlihat lebih elegan, dipadukan dengan ornamen khas timur tengah membuat Masjid semakin eksotik. Kami menerima pesanan kaligrafi maupun ornamen timbul sesuai dengan keinginan anda. Informasi lebih lanjut klik di sini.

Kaligrafi Lukis Kanvas

kaligrafi lukis kanvas

Selain kaligrafi dinding masjid, kaligrafi kanvas juga sangat diminati, karena bisa dipasang di rumah, di ruang tamu, kamar dan di sudut-sudut rumah yang lain. Sentuhan-sentuhan artistik kami akan membuat rumah anda semakin adem. Informasi lebih lanjut klik di sini

Seni Lukis Realis on Canvas

kaligrafi lukis kanvas

Tidak hanya kaligrafi saja, seni lukis realis di kanvas adalah salah satu spesialisasi kami. Bagi anda yang ingin mengabadikan momen-momen indah dan menuangkannya dalam sebuah karya seni, maka tidak salah lagi, anda berada di tempat yang tepat. Kami siap mewujudkan keinginan anda. Informasi lebih lanjut klik di sini

Kaligrafi Ukir Kayu

kaligrafi ukir kayu

Bagi anda yang mempunyai rumah dengan arsitektur alami, yang menonjolkan lebih banyak unsur kayu, maka kaligrafi ukir kayu ini akan semakin cocok menempel di dinding rumah anda. kami juga bisa melayani ukuran dan jenis tulisan sesuai dengan pesanan anda. Informasi lebih lanjut klik di sini

Cat Air Brush Dekoratif

seni airbrush dekorativ

Anda mungkin pernah membayangkan bisa memiliki rumah dengan warna dan tekstur klasik? atau ingin mempunyai rumah yang tampil beda? jawabannya ada di sini, kami juga spesialis pembuatan cat air brush dekoratif untuk dinding dan bagian lain rumah anda. Informasi lebih lanjut klik di sini

Seni Patung dan Miniatur 3 Dimensi

seni patung 3 dimensi

Karena tingkat kesulitan yang tinggi, tidak banyak yang bisa membuat patung dan minatur 3 dimensi yang hampir menyerupai bentuk aslinya. Tapi, kami siap menerima pesanan patung dalam bentuk sesuai yang anda inginkan. Informasi lebih lanjut klik di sini

GRC KUBAH

Kubah GRC menjadi pilihan alternatif bagi yang menginginkan kubah Masjid yang elegan dan kuat. Selain Dari segi biaya, Kubah GRC terbilang lebih murah daripada kubah dari bahan yang lain.

Silahkan klik di sini

GRC KRAWANGAN


GRC Krawangan sudah menjadi hal yang wajib ada di sebuah masjid. Keindahan corak dan tekstur krawangan GRC menjadikan masjid terlihat lebih elegan

Silahkan klik di sini

GRC KALIGRAFI

Kaligrafi GRC menjadi alternatif bagi anda yang menginginkan kaligrafi timbul yang megah dan terkesan mewah

Silahkan klik di sini

GRC LISTPLANG


Listplang GRC dengan motif ukiran dan atau ornamen akan membuat Masjid semakin indah. Kami melayani segala bentuk motif untuk listplang

Silahkan klik di sini

GRC MOTIF MASIF

Siapa yang tak takjub melihat indahnya ornamen dan motif GRC. Dengan paduan desain yang unik dan elegan menjadikan GRC motif masif ini terlihat mencolok dan sedap dipandang.

Silahkan klik di sini

GRC MAKARA TIANG


Tiang penyangga pada Masjid akan semakin elok dipandang jika dipadukan dengan GRC Makara tiang, dengan motif dan ornamen klasik semakin membuat Masjid terlihat elegan.

Silahkan klik di sini

GRC MAHKOTA KUBAH

GRC Mahkota kubah sebagai pelengkap Kubah GRC anda. Dibuat berdasarkan desain yang anda inginkan.

Silahkan klik di sini

GRC MENARA

Menara GRC menjadi pilihan alternatif bagi yang menginginkan Menara Masjid yang elegan dan kuat. Selain Dari segi biaya Menara GRC terbilang lebih murah daripada Menara dari bahan yang lain.

Silahkan klik di sini

RELIEF BATU PARAS JOGJA

Relief batu paras jogja begitu rumit dan unik desain dan coraknya. Tentunya semakin membuat Masjid atau rumah anda terlihat unik dan menarik

Silahkan klik di sini

Untuk melihat semua produk dan karya kami, silakan klik pada header menu www.assirykaligrafimasjid.com atau pada side bar menu yang ada di samping sebelah kanan, terimakasih .

HOME - PROFIL - ALBUM KARYA - PORTOFOLIO - TESTIMONI - KONTAK

_______________________________________

Jumat, 03 Maret 2017

Duka Cita Keberagam[a]an Bangsa


Kenyataan Indonesia bangsa majemuk adalah fitrah yang harus disyukuri. Kekayaan budaya, agama, suku, bahasa dan lainnya merupakan bukti bahwa manusia memiliki keanekaragaman dan memang harus hidup dalam kemajemukan. Sayangnya, kondisi ini oleh sebagian kelompok dianggap sebagai ‘ancaman’, padahal tidak demikian. Nyatanya, Rasulullah hidup dalam kemajemukan di Madinah, namun dapat membangun kehidupan harmonis antar suku dan agama yang dituangkan dalam Piagam Madinah. Piagam Madinah merupakan bentuk komitmen bersama untuk saling menghargai kemajemukan.

Dari empat puluh tujuh point isi Piagam Madinah, Schacht menggarisbawahi ada enam asas yang diteguhkan oleh Rasulullah: asas kebebasan beragama, asas persamaan, asas kebersamaan, asas keadilan, asas perdamaian dan asas musyawarah. Enam asas itu kalau kita cermati hampir mirip dengan isi Pancasila. Sehingga, dasar hidup berbangsa dan bernegara dengan merujuk pada Piagam Madinah, bagi bangsa Indonesia sama dengan Pancasila. Baik masyarakat Madinah dan Indonesia, ingin meniru jejak Nabi Muhammad dalam meneguhkan nalar kebangsaan: guyub rukun dan damai.

Namun demikian, falsafah kebangsaan ini sedang diuji atau bisa jadi mulai luntur dan dilupakan. Betapa tidak, sikap dan perilaku para elit termasuk masyarakat tidak tampak rukun, ribut dalam perbedaan. sikap tasamuh umat, toleransi, penghormatan terhadap keberagaman dan perbedaan mendapatkan gugatan dari kelompok-kelompok tertentu yang agresif. Awalnya, bisa jadi kelompok ini muncul karena dipicu oleh tidak mampu tegaknya sila kelima. Mulai dari korupsi, kesenjangan ekonomi, kemiskinan, penggusuran, prostitusi, narkoba, perjudian, dan berbagai hal yang kemudian dinisbatkan sebagai kemaksiatan, dengan tafsir tekstual yang kaku lalu melakukan jalan nahi mungkar menurut persektifnya.

Bersamaan dengan itu, gerakan transnasional ikut masuk memanaskan suasana dengan agenda politik pihak tertentu yang mengancam persatuan bangsa. Mempolitisasir isu-isu panas bernuansa SARA yang rentan memicu konflik antargolongan. Kemudian dibawahnya, tanpa bekal mampu menjadi bagian dari solusi, masing-masing malah bertambah menjadi bagian dari masalah dengan ikut menggelindingkan domino bola liar isu-isu tersebut.

Bahkan, utamanya di internal umat Islam, upaya labelisasi status kepada sesama pemeluk agama Islam juga telah mewabah. Fenomena ini tentu saja mengindikasikan bahwa persaudaraan diantara umat Islam semakin rendah dan hal-hal yang bersifat furu’iyah lebih diutamakan ketimbang hal-hal yang bersifat ushuliyah. Alhasil, hanya karena terjadi perbedaan dalam pandangan keagamaan yang bersifat furu’iyah, satu kelompok dengan mudahnya menghakimi kelompok lainnya dengan label salah. Atau bahkan, pelabelan terhadap status ini bukan didasari oleh hal-hal yang bersifat keagamaan, namun juga karena perbedaan pandangan politik semata. Kenyataan ini tidak bisa dipungkiri dan terus terjadi seiring dengan tumbuh dan berkembangnya kelompok-kelompok radikal di Indonesia.

Lalu, Jika dengan se-agama saja berani mengkafirkan dan menyerang, maka bagaimana dengan sikap kepada yang beda agama? Fenomena semacam ini, secara sadar maupun tidak telah menodai komitmen para pendiri bangsa yang telah disatukan dalam Pancasila sebagai landasan ideologi. Parahnya, kelompok-kelompok ini selalu mengatasnamakan agama untuk memayungi kepentingan politiknya, sehingga tidak sedikit masyarakat yang terjebak dalam isu-isu yang selalu membawa-bawa nama agama. Artinya, masih banyak masyarakat yang belum sadar bahwa “baju agama” yang dipakai adalah kamuflase dari kepentingan politik yang diusung.

Di bawah politisasi agama tidak hanya mengancam kebebasan individu atau kelompok agama yang berbeda, melainkan juga sesama penganut agama itu sendiri. Menyodorkan contoh-contoh dari pelaksanaan keagamaan seperti Timur Tengah yang sesungguhnya gagal mengelola keberagaman sehingga mengalami berbagai gejolak dan konflik-konflik dengan kekerasan yang berlarut-larut. Dalam dua dekade terakhir, dunia mencatat beberapa landmark dari aksi-aksi kekerasan dan pembungkaman kebebasan beragama. Terjepit di antara kekerasan negara, kekerasan pasar, dan kekerasan kelompok keagamaan, membuat watak sejati manusia beragama kehilangan ekspresinya.

Dalam bayangan murung seperti itu, Indonesia banyak dipuji dunia sebagai komunitas Muslim yang paling menjanjikan. Dalam belasan tahun terakhir, represi negara terhadap kebebasan sipil dan politik berkurang secara drastis. Namun ancaman baru muncul berupa kekerasan dan fanatisisme kelompok-kelompok "sipil" (yang sebenarnya uncivil).

Di sini terbukti, masyarakat sipil tidaklah homogen seperti yang dibayangkan. Melainkan menjadi pertarungan di antara kelompok-kelompok ideologis yang berlawanan. Jika kata civil society itu merujuk pada istilah "societas civilis" yang menjunjung tinggi keadaban, maka benarlah pandangan para pemikir pencerahan bahwa kata civil society tidaklah diperhadapkan dengan "negara", melainkan dengan "fanatisisme".

Fanatisme, yang lahir dari ketidakpercayaan diri untuk menghadapi perbedaan pikiran, merendahkan kemuliaan bani Adam. Kebebasan berekspresi merupakan unsur konstitutif kemuliaan itu. Al-Qur’an menyatakan bahwa martabat dan hak asasi manusia harus dijunjung tinggi: "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak adam" (QS. 17: 70). Dengan begitu, menjaga martabat manusia lebih penting dari semua hambatan rasial, sosial, atau religius yang mengotak-ngotakkan kemanusiaan.

Syariat menjamin kebebasan ekspresi selama itu tidak meluncurkan fitnah, penistaan, penghinaan, dan kebohongan (manipulasi dan distorsi informasi) serta tidak membangkitkan kemerosotan moral (keadaban publik), korupsi, dan permusuhan. "Dan janganlah kalian memaki sesembahan yg mereka sembah ..." (QS. 6: 108).

Kata Nabi : “... Bersatu dalam satu jama’ah adalah rahmat. Sedangkan perpecahan adalah azab”. Jadi, mari rabuk kembali harmoni keragaman dengan toleransi. Tidak ada Negara mayoritas muslim yang bebas melakukan praktik keagamaan sebaik Indonesia, HTI bebas berteriak, NU, Muhammadiyah, dan semua berdampingan. Jangan beri kesempatan sekecil apapun perpecahan, sehingga menambah 'daftar': Afganistan, Irak, Syiria, Mesir. Energinya habis untuk melawan bangsa sendiri; terorisme, radikalisme, fanatisme dan perang saudara.

Kaidah fiqih, dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil masalih (menghindari kerusakan didahulukan daripada melakukan kebaikan).

'Ala kulli hal.. Saatnya kembali menghormati perbedaan!

Redaksi - ALK
Tajug Syahadat
Acara Ngopi Budaya: Arjuna Resto Malam minggu, 4 Maret 2017.